Penyuluh Agama KUA Gedongtengen Bahas Renovasi Rumah Budaya sebagai Wadah Berkesenian
Yogyakarta, 2 September 2026 — Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Ariadi, bersama Ketua LPMK Pringgokusuman, tokoh masyarakat, serta Kepala Sekolah TK Kartika PKK Pringgokusuman, membahas rencana pelaksanaan renovasi Rumah Budaya pada Rabu (2/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai wadah berkesenian sekaligus sarana untuk nguri-uri kebudayaan Jawa di wilayah Pringgokusuman.
Dalam pembahasan, berbagai hal terkait rencana renovasi dan pemanfaatan Rumah Budaya turut menjadi perhatian, termasuk konsep ruang yang nantinya diharapkan mampu mendukung kegiatan seni, budaya, pendidikan, dan aktivitas kemasyarakatan.
Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen Ariadi menyampaikan bahwa keberadaan Rumah Budaya tidak hanya penting sebagai tempat berkesenian, tetapi juga dapat menjadi media pembinaan masyarakat melalui nilai-nilai budaya yang selaras dengan ajaran agama.
“Melestarikan budaya merupakan bagian dari ikhtiar merawat identitas masyarakat. Rumah Budaya diharapkan menjadi ruang bersama untuk belajar, berkarya, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal,” ujarnya.
Ketua LPMK Pringgokusuman bersama tokoh masyarakat dan pihak sekolah menyambut baik rencana tersebut. Sinergi antara unsur masyarakat, lembaga pendidikan, dan penyuluh agama diharapkan dapat memperkuat keberadaan Rumah Budaya sebagai ruang publik yang edukatif, kreatif, dan inklusif.
Rencana renovasi ini diharapkan dapat segera direalisasikan melalui semangat gotong royong dan kebersamaan. Dengan demikian, Rumah Budaya dapat menjadi salah satu pusat kegiatan seni dan budaya yang turut memperkuat karakter masyarakat serta menjadi sarana nguri-uri kabudayan Jawa bagi generasi sekarang dan yang akan datang

0 comments:
Posting Komentar