Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan dalam ikatan yang sah, tetapi juga menjadi jalan ibadah untuk meraih rida Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan oleh Penghulu KUA Gedongtengen, Noerohini, S.Ag., M.H., kepada pasangan pengantin yang melangsungkan pernikahan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Hotel Luxury Malioboro, Yogyakarta.
Dalam nasihat pernikahannya, Noerohini mengingatkan kedua mempelai bahwa kehidupan rumah tangga merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen, kesabaran, keikhlasan, dan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pernikahan hendaknya tidak hanya dipandang sebagai momen kebahagiaan pada hari akad, tetapi juga sebagai awal perjuangan membangun keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan.