Penyuluh Agama KUA Gedongtengen Bekali Calon Pengantin dengan Bimbingan Perkawinan Menuju Keluarga Sakinah

Posted by KUA Gedongtengen on Jumat, Juli 24, 2026 with No comments

 Yogyakarta (22/7/2026)* – Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, *Asrofi, S.Ag., memberikan penasihatan dalam kegiatan **Bimbingan Perkawinan (Bimwin)* kepada pasangan calon pengantin *Fredy Kurniawan* dan *Christina Maya Puspita, Rabu (22/7/2026). Kegiatan berlangsung di **Ruang Konsultasi Keluarga KUA Gedongtengen* sebagai bagian dari upaya mempersiapkan calon pasangan suami istri agar siap membangun rumah tangga yang harmonis dan berkualitas.


Dalam penyampaiannya, Asrofi menekankan pentingnya setiap pasangan untuk *memahami karakter, kelebihan, dan kekurangan pasangannya*. Menurutnya, sikap saling memahami menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan rumah tangga sehingga tidak mudah terpancing emosi, marah, maupun saling menyalahkan ketika menghadapi persoalan.

“Setiap pasangan tentu memiliki latar belakang, kebiasaan, dan karakter yang berbeda. Karena itu, yang perlu dibangun adalah komunikasi yang baik, saling memahami, saling menghargai, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” ujar Asrofi.

Ia juga mengingatkan bahwa fondasi utama dalam membangun keluarga bukan hanya kesiapan materi, tetapi juga *kesiapan spiritual*. Shalat, doa, membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya harus menjadi prioritas utama dalam kehidupan rumah tangga karena menjadi sumber ketenangan dan keberkahan keluarga.

“Bekal yang paling penting dalam berumah tangga adalah menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui shalat dan ibadah. Apabila hubungan dengan Allah baik, insya Allah hubungan dengan pasangan dan keluarga juga akan lebih mudah dijaga. Dari sinilah akan lahir keluarga yang *sakinah, mawaddah, wa rahmah*,” pesannya.

Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan calon pengantin memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental serta spiritual untuk membangun rumah tangga yang harmonis, mampu menyelesaikan konflik secara bijaksana, dan menjadi keluarga yang penuh kasih sayang serta keberkahan.[sams]