Penyuluh Agama Gedongtengen Asrofie Turut Sukseskan Santunan 100 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

Posted by KUA Gedongtengen on Selasa, Juni 30, 2026 with No comments

Yogyakarta (Humas KUA Gedongtengen) – Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Asrofie, turut mengikuti dan menyertai kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat."


Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional Kementerian Agama RI dalam menyambut 10 Muharam 1448 Hijriah. Sebanyak 100 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan yang bersumber dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, serta tambahan santunan dari Wali Kota Yogyakarta sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa. 

Sebagai penyuluh agama, Asrofie menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen penyuluh untuk mendukung program-program Kementerian Agama yang menanamkan nilai kepedulian sosial, kasih sayang, dan semangat inklusivitas kepada masyarakat.

"Momentum Muharam mengajarkan pentingnya memuliakan anak yatim serta memberikan perhatian kepada saudara-saudara penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh rasa empati, kepedulian, dan semangat berbagi di tengah masyarakat," ungkap Asrofie.

Selain penyerahan santunan, para peserta juga mendapatkan motivasi, penguatan mental, serta edukasi agar tetap percaya diri dalam meraih cita-cita. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan semakin memperkuat pesan bahwa setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Keikutsertaan Asrofie dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan nilai-nilai moderasi beragama, kepedulian sosial, serta pelayanan keagamaan yang inklusif. Diharapkan semangat berbagi dan menebar maslahat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam memuliakan anak yatim dan memberikan ruang yang setara bagi penyandang disabilitas.

Apabila berita ini akan dimuat di website Kementerian Agama, saya juga dapat menyesuaikan gaya penulisannya agar mengikuti format berita resmi Humas Kemenag Kota Yogyakarta.