Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen Asrofi Berikan Pembinaan di Majelis Taklim An Nur Pringgokusuman

Posted by KUA Gedongtengen on Selasa, Oktober 20, 2026 with No comments

Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gedongtengen, Asrofi, melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di Majelis Taklim An Nur RW 06, Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Dunia Tempat Menanam untuk Akhirat.”


Dalam pembinaannya, Asrofi mengajak para jamaah untuk memahami bahwa kehidupan di dunia merupakan kesempatan berharga untuk menanam kebaikan sebagai bekal kehidupan di akhirat. Setiap amal perbuatan, baik berupa ibadah, sedekah, membantu sesama, maupun menjaga silaturahmi, menjadi bagian penting dalam upaya meraih rida Allah SWT.

Asrofi menjelaskan bahwa kehidupan dunia hendaknya tidak hanya digunakan untuk mengejar kepentingan materi, tetapi juga menjadi sarana memperbanyak amal saleh. Harta, waktu, kesehatan, dan kesempatan yang dimiliki merupakan amanah yang perlu dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan agama.

Pesan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Qashash ayat 77:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia.”

Ayat tersebut mengajarkan pentingnya keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Seorang muslim tetap diperbolehkan berusaha memenuhi kebutuhan hidup, bekerja, dan membangun kesejahteraan keluarga, tetapi semua itu hendaknya dilakukan dengan cara yang halal serta disertai kesadaran untuk beribadah kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, jamaah diajak untuk membiasakan diri melakukan kebaikan mulai dari lingkungan terdekat, seperti menghormati orang tua, mendidik anak dengan nilai-nilai agama, menjaga kerukunan antarwarga, membantu tetangga yang membutuhkan, serta aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Melalui pembinaan di Majelis Taklim An Nur ini, diharapkan para jamaah semakin termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan majelis taklim juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama.

Pembinaan keagamaan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen merupakan bagian dari upaya memberikan bimbingan dan pendampingan kepada masyarakat agar nilai-nilai agama tidak hanya dipahami, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

*Dengan semangat “Dunia Tempat Menanam untuk Akhirat”,* setiap jamaah diharapkan mampu menjadikan waktu dan kesempatan hidup sebagai ladang amal, sehingga kebaikan yang ditanam hari ini menjadi bekal berharga untuk kehidupan akhirat kelak.