Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen Menbersamai Ibu Ibu Lansia pada Pengajian di RW 25 Notoyudan

Posted by KUA Gedongtengen on Jumat, Agustus 21, 2026 with No comments

Yogyakarta (KUA Gedongtengen) — Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Ariadi, membersamai jamaah lansia dalam kegiatan pengajian ibu-ibu yang diselenggarakan di RW 25 Notoyudan, pada Kamis, 20 Agustus 2026.


Dalam kesempatan tersebut, Ariadi menyampaikan materi bertema “Doa Keberkahan Dunia dan Akhirat”. Materi ini mengajak para jamaah untuk senantiasa memohon kepada Allah SWT agar diberikan kebaikan, keberkahan, keselamatan, dan kebahagiaan, baik dalam kehidupan dunia maupun di akhirat.

Ariadi menjelaskan bahwa seorang muslim tidak hanya dianjurkan untuk berdoa memohon kebaikan duniawi, tetapi juga keselamatan dan kebahagiaan yang kekal di akhirat. Hal tersebut sebagaimana doa yang diajarkan dalam Al-Qur'an:

«رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ»

“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.”

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.”

Pengajian berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan antusiasme dari para jamaah. Meskipun sebagian besar peserta telah memasuki usia lanjut, semangat mereka dalam menuntut ilmu agama tetap tinggi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya jamaah lansia, agar tetap memiliki semangat dalam meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta mengisi masa senja dengan kegiatan yang bermanfaat dan penuh keberkahan.

Melalui pengajian tersebut, diharapkan para jamaah dapat terus istiqamah dalam berdoa dan beribadah, serta meyakini bahwa keberkahan hidup bukan hanya untuk kebahagiaan di dunia, melainkan juga sebagai bekal menuju kehidupan akhirat yang kekal.