Penyuluh Agama Gedongtengen Tekankan Pentingnya Merawat Maqashidus Syariah dan Menjaga Negara dalam Pembinaan Majelis Manaqib An Nadzar
Yogyakarta, 26 Juli 2026 – Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, H. Asrofi, menghadiri sekaligus memberikan pembinaan pada kegiatan Majelis Manaqib An Nadzar yang diselenggarakan pada Ahad (26/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah majelis taklim yang secara rutin melaksanakan pembacaan manaqib, dzikir, doa bersama, serta kajian keislaman.
Dalam pembinaannya, H. Asrofi mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memahami dan mengamalkan nilai-nilai Maqashidus Syariah sebagai tujuan utama syariat Islam, yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Menurutnya, kelima tujuan tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat yang harmonis.
"Majelis taklim bukan hanya menjadi tempat menambah ilmu dan memperkuat ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkokoh persatuan, mempererat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai cinta tanah air sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam," ungkap H. Asrofi.
Ia juga menegaskan bahwa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan bagian dari tanggung jawab setiap warga negara. Dengan semangat moderasi beragama, umat Islam diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga kerukunan, kedamaian, dan stabilitas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Melalui pembinaan ini, diharapkan jamaah Majelis Manaqib An Nadzar semakin istiqamah dalam beribadah, memperkuat akhlak mulia, serta berperan aktif menjaga persatuan bangsa dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan sejahtera.

.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar