Pengantin Dukung Ekoteologi, Serahkan Sanseviera ke KUA Gedongtengen
Yogyakarta – Momen akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Gedongtengen pada Senin (8/6/2026) berlangsung istimewa. Usai prosesi akad nikah, sepasang pengantin menyerahkan satu pohon sanseviera kepada KUA Gedongtengen sebagai bentuk dukungan terhadap program ekoteologi sekaligus simbol cinta dan komitmen dalam membangun rumah tangga.
Kepala KUA Gedongtengen, Noerohini, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, penyerahan tanaman sanseviera merupakan langkah sederhana namun memiliki makna mendalam karena sejalan dengan semangat pelestarian lingkungan yang terus digalakkan Kementerian Agama melalui gerakan ekoteologi.
“Menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Kehadiran pohon sanseviera ini menjadi pengingat bahwa membangun keluarga sakinah tidak hanya diwujudkan melalui hubungan yang harmonis antarpasangan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Pasangan pengantin menjelaskan bahwa sanseviera dipilih karena memiliki filosofi yang kuat. Tanaman yang dikenal tangguh dan mudah beradaptasi tersebut melambangkan keteguhan cinta, kesetiaan, serta harapan agar rumah tangga yang dibangun mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Selain memiliki nilai simbolis, sanseviera juga dikenal sebagai tanaman yang bermanfaat bagi lingkungan. Karena itu, penyerahan tanaman tersebut menjadi pesan bahwa cinta dalam rumah tangga hendaknya tidak hanya membawa kebahagiaan bagi pasangan, tetapi juga memberikan manfaat bagi sesama dan lingkungan sekitar.
Sebagaimana sanseviera yang tumbuh kokoh dan membantu menjaga kualitas lingkungan, keluarga yang dibangun diharapkan mampu menjadi sumber kebaikan, keteladanan, dan keberkahan bagi masyarakat.
KUA Gedongtengen mengapresiasi langkah inspiratif tersebut dan berharap dapat menjadi contoh bagi pasangan pengantin lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Melalui gerakan sederhana seperti menanam dan merawat tanaman, nilai-nilai keagamaan dan kepedulian ekologis dapat berjalan beriringan dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Dengan penyerahan pohon sanseviera ini, momen pernikahan tidak hanya menjadi ikatan suci antara dua insan, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian bumi sebagai amanah dari Allah SWT.[ariadi]

0 comments:
Posting Komentar