Penyuluh Gedongtengen Dampingi Audiensi, Dorong Penguatan Metode Tilawati di DIY

Posted by KUA Gedongtengen on Senin, April 27, 2026 with No comments

 Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam Kemantren Gedongtengen, Samsul Ma’arif, turut mendampingi Ketua Pokjaluh DIY dalam kegiatan penerimaan audiensi dari Yayasan Nurul Falah pada Rabu (23/4). Kegiatan ini berlangsung di ruang Penais Zawa Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.


Audiensi tersebut membahas program pengembangan pembelajaran Al-Qur’an melalui Metode Tilawati, yakni metode yang dikenal sistematis dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi berbagai kalangan usia.

Ketua Pokjaluh DIY dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Nurul Falah dalam memperkenalkan metode Tilawati kepada para penyuluh agama di wilayah DIY. Ia menegaskan pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran Al-Qur’an guna menjawab tantangan zaman serta kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Nurul Falah memaparkan konsep dasar metode Tilawati, termasuk keunggulannya yang mengombinasikan pendekatan klasikal dan individual secara terstruktur. Metode ini diharapkan dapat menjadi alternatif efektif bagi para penyuluh dalam melaksanakan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Samsul Ma’arif menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa sinergi antara lembaga dan penyuluh agama sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an, khususnya di wilayah binaannya.

Kegiatan audiensi berlangsung dengan suasana akrab dan interaktif, serta diakhiri dengan diskusi dan rencana tindak lanjut berupa kemungkinan pelatihan metode Tilawati bagi para penyuluh agama di DIY.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan dalam upaya meningkatkan literasi Al-Qur’an di masyarakat melalui pendekatan yang efektif, sistematis, dan mudah diterapkan.[sams]