Menjadi Pribadi yang Bersyukur, Penyuluh Agama Berikan Bimbingan Mental Spiritual bagi PPKS
Yogyakarta — Dalam rangka menumbuhkan kekuatan mental dan spiritual, penyuluh agama KUA Gedongtengen, Samsul Ma’arif, melaksanakan kegiatan bimbingan mental spiritual kepada para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Balai RSBKL pada Senin, 27 April 2026.
Kegiatan ini mengangkat tema “Menjadi Pribadi yang Bersyukur” sebagai upaya membangun kesadaran diri para peserta untuk senantiasa melihat sisi positif kehidupan, meskipun berada dalam berbagai keterbatasan dan ujian hidup. Dalam penyampaiannya, Samsul Ma’arif menekankan bahwa rasa syukur merupakan kunci utama dalam meraih ketenangan batin dan kebahagiaan sejati.
“Bersyukur bukan hanya saat menerima nikmat, tetapi juga ketika menghadapi ujian. Dengan bersyukur, hati menjadi lebih lapang dan kehidupan terasa lebih bermakna,” ungkapnya di hadapan para peserta.
Materi yang disampaikan meliputi pemahaman makna syukur dalam perspektif ajaran Islam, cara mengimplementasikan syukur dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah dan doa. Kegiatan juga diisi dengan sesi refleksi diri dan doa bersama yang berlangsung dengan penuh khidmat.
Para peserta PPKS tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya mendapatkan penguatan spiritual, tetapi juga motivasi untuk menjalani kehidupan dengan lebih optimis dan penuh harapan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para PPKS mampu meningkatkan kualitas mental spiritualnya, sehingga dapat menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih kuat, sabar, dan penuh rasa syukur.

0 comments:
Posting Komentar