Kepala KUA Gedongtengen Pimpin Akad Nikah dengan Saksi Istimewa Bupati Sleman dan Wali Kota Yogyakarta

Posted by KUA Gedongtengen on Sabtu, Maret 28, 2026 with No comments

Kantor Urusan Agama (KUA) Gedongtengen, Noerohini S. Ag. MH kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pelayanan masyarakat dengan bertindak sebagai penghulu dalam prosesi akad nikah yang berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.




Akad nikah tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, terlebih dengan kehadiran saksi istimewa dari unsur pimpinan daerah, yakni Bupati Sleman dan Wali Kota Yogyakarta.

Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi para tamu undangan sekaligus menambah kekhidmatan suasana.

Dalam prosesi tersebut, Kepala KUA Gedongtengen memimpin jalannya ijab kabul dengan lancar dan tertib. Dengan penuh ketenangan dan kejelasan, beliau memastikan seluruh rukun dan syarat pernikahan terpenuhi sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan peraturan yang berlaku.

Dalam keterangannya, Kepala KUA Gedongtengen menyampaikan bahwa pernikahan merupakan momentum sakral yang tidak hanya mengikat dua insan, tetapi juga menyatukan dua keluarga dalam ikatan yang penuh tanggung jawab.

“Pernikahan adalah awal dari perjalanan panjang dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Oleh karena itu, perlu dilandasi dengan niat yang tulus dan komitmen untuk saling menjaga serta membimbing dalam kebaikan,” ungkapnya.

Kehadiran Bupati Sleman dan Wali Kota Yogyakarta sebagai saksi nikah juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan institusi keagamaan dalam mendukung pembinaan kehidupan keluarga yang harmonis di tengah masyarakat.

Acara berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar kedua mempelai senantiasa diberikan keberkahan, kebahagiaan, serta keturunan yang shalih dan shalihah.

Dengan peran aktif dalam prosesi pernikahan tersebut, KUA Gedongtengen kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.